Titik panas
Lihat di mana titik panas muncul di Indonesia hari ini, seberapa kuat, dan bagaimana udara di sekitarnya.
Sumber: NASA LANCE FIRMS · SiPongi
Semua wilayah dengan titik panas dalam 24 jam terakhir
Unduh data
Pilih format berkas. Unduhan tidak mengikuti pencarian atau halaman tabel yang sedang dibuka. Sumber dan lisensi disertakan; cantumkan keduanya saat menggunakan atau membagikan data.
- ExcelTabel siap dibuka di Excel atau Google Sheets.Menyiapkan
- CSVTeks sederhana untuk skrip dan alat analisis.Menyiapkan
- GeoJSONTitik berkoordinat untuk QGIS dan peta web.Menyiapkan
- ShapefileTitik berkoordinat dalam ZIP untuk QGIS dan ArcGIS.Menyiapkan
Titik panas per tahun
Jumlah deteksi kebakaran vegetasi NASA FIRMS (VIIRS S-NPP) per kota/kabupaten dan tahun sejak 2015. Titik panas berbeda dari luas terbakar.
API
Jawaban berformat JSON dan berisi data tersimpan beserta sumbernya. Di luar situs ini, API perlu kunci API; berkas unduhan tetap gratis. Cantumkan sumber dan lisensinya.
Sertakan kunci pada header X-API-Key saat mengakses API dari aplikasi atau skrip.
GET /api/fire-activityJumlah titik panas 24 jam terakhir, sebaran per area, dan wilayah terbanyak.
GET /api/fires?date=YYYY-MM-DDDeteksi satelit untuk satu tanggal UTC, atau rentang dengan startDate dan endDate (maks. 30 hari).
GET /api/export/titik-panas?format=xlsx|csv|geojson|shpBerkas yang sama dengan tombol unduh di atas.
Metodologi
Cakupan data
Setiap deteksi panas di kotak 94°–142° BT dan 12° LS–7° LU: koordinat, waktu satelit lewat, tingkat keyakinan sensor, dan kekuatan pancaran panas (FRP).
Cara pengolahan
- Hanya satu satelit yang dihitung, NOAA-20. Dua satelit melihat api yang sama, jadi menjumlahkannya berarti menghitung dua kali.
- Hitungan memakai 24 jam terakhir yang berakhir pada deteksi terbaru, sehingga selalu memuat lintasan siang dan malam.
- Titik di luar batas kota dan kabupaten Indonesia tidak dihitung. Tiap titik masuk tepat satu wilayah, jadi jumlah wilayah sama dengan jumlah nasional.
- Keyakinan mengikuti kelas sensor: rendah, sedang, tinggi. Kekuatan dibagi tiga dari FRP: di bawah 5 MW, 5 sampai di bawah 25 MW, dan 25 MW ke atas.
- Deteksi yang sama tidak disimpan dua kali: identitasnya dibuat dari satelit, waktu, dan koordinat.
Batasan
- Satu titik mewakili satu piksel sekitar 375 meter, bukan lokasi api yang persis. Satu kebakaran besar bisa menjadi banyak titik.
- Titik panas belum tentu kebakaran: cerobong, pembakaran sawah, atau atap panas juga bisa terdeteksi.
- Awan dan asap tebal menutupi api dari satelit. Tidak ada titik panas tidak berarti tidak ada api.
- Satelit lewat sekitar tiap 12 jam, siang dan malam. NASA menyediakan datanya kurang lebih tiga jam setelah lintasan.
- Saat kami cocokkan dengan baris NOAA-20 di SiPongi, selisih jumlah nasionalnya di bawah 1%. Selisih itu wajar karena garis batas wilayah yang dipakai tidak persis sama.
Lisensi & penggunaan
Data NASA terbuka untuk dipakai ulang dengan mencantumkan NASA LANCE FIRMS.