
Langitnya boleh biru. Tapi bahayanya tetap ada.
Yang bikin sakit dari udara kotor biasanya debu halus, nama resminya PM2.5. Ukurannya jauh lebih kecil dari sehelai rambut. Mata tidak bisa melihatnya, tapi tetap ikut terhirup. Makanya langit cerah belum tentu aman.
Greenpeace Indonesia pernah mengingatkan hal yang sama: langit biru Jakarta bukan jaminan bebas polusi. Menurut BMKG, langit terlihat biru setelah hujan karena polusinya terbawa air hujan, dan itu tidak bertahan lama.
Cara ceknya: lihat angka ISPU, bukan langitnya
ISPU itu angka kualitas udara, dari 0 sampai 500. Makin besar, makin kotor. Ada lima level. Di situs ini ISPU dihitung dari rata-rata debu halus selama 24 jam.
| Level | ISPU | Artinya | Yang sebaiknya dilakukan |
|---|---|---|---|
| Baik | 0–50 | Tingkat kualitas udara yang sangat baik, tidak memberikan efek negatif terhadap manusia, hewan, tumbuhan. | Sangat baik melakukan kegiatan di luar. |
| Sedang | 51–100 | Tingkat kualitas udara masih dapat diterima pada kesehatan manusia, hewan dan tumbuhan. | Masih dapat beraktivitas di luar. |
| Tidak sehat | 101–200 | Tingkat kualitas udara yang bersifat merugikan pada manusia, hewan dan tumbuhan. | Mengurangi aktivitas fisik yang terlalu lama di luar ruangan. |
| Sangat tidak sehat | 201–300 | Tingkat kualitas udara yang dapat meningkatkan resiko kesehatan pada sejumlah segmen populasi yang terpapar. | Hindari aktivitas fisik yang terlalu lama di luar ruangan, pertimbangkan untuk melakukan aktivitas di dalam ruangan. |
| Berbahaya | di atas 300 | Tingkat kualitas udara yang dapat merugikan kesehatan serius pada populasi dan perlu penanganan cepat. | Hindari semua aktivitas di luar. |
Kolom “artinya” dan “yang sebaiknya dilakukan” dikutip dari Peraturan Menteri LHK No. 14 Tahun 2020, untuk setiap orang. Menurut WHO, debu halus menyebabkan penyakit jantung, penyakit paru, dan kanker.
“Sedang” itu belum tentu aman
WHO, badan kesehatan dunia, menyarankan debu halus paling banyak 15 µg/m³ untuk rata-rata sehari, dan 5 µg/m³ untuk rata-rata setahun. Satuannya mikrogram per meter kubik udara.
Sekarang bandingkan dengan level ISPU:
- Level Baik berhenti di 15,5, hampir sama dengan batas harian WHO.
- Level Sedang mulai dari 15,5 sampai 55,4. Itu hampir 4 kali lipat batas harian WHO.
Dua-duanya benar, tujuannya saja yang beda. ISPU adalah standar Indonesia untuk memberi peringatan. Batas WHO lebih ketat karena dibuat sebagai sasaran kesehatan. Jadi udara yang levelnya “Sedang”, dan kelihatannya biasa saja, belum tentu memenuhi batas WHO.
Jakarta dan kota besar lain, dibanding yang terbersih dan paling tercemar
Ini debu halus di Jakarta Pusat dan beberapa kota besar, di samping wilayah yang udaranya paling bersih dan paling kotor di Indonesia.
Dari 10 kota besar di bawah ini, 9 berada di atas batas harian WHO (15). Jakarta Pusat sekarang 3,7 kali batas itu, padahal levelnya “Sedang”. Dari 514 kota dan kabupaten di Indonesia, 325 melewati batas itu; rata-ratanya 24. Yang paling kotor, Kabupaten Kutai Kartanegara, sampai 10 kali.
Batas harian yang disarankan WHO15 µg/m³
Kabupaten PaniaiUdara terbersih · Papua Tengah1,7 µg/m³ · ISPU 5 · Baik
Kota DenpasarBali13 µg/m³ · ISPU 41 · Baik
Kota BalikpapanKalimantan Timur18 µg/m³ · ISPU 54 · Sedang
Kota PalembangSumatera Selatan21 µg/m³ · ISPU 57 · Sedang
Kota YogyakartaDaerah Istimewa Yogyakarta22 µg/m³ · ISPU 59 · Sedang
Kota MakassarSulawesi Selatan30 µg/m³ · ISPU 69 · Sedang
Kota MedanSumatera Utara32 µg/m³ · ISPU 71 · Sedang
Kota SemarangJawa Tengah53 µg/m³ · ISPU 97 · Sedang
Kota SurabayaJawa Timur55 µg/m³ · ISPU 99 · Sedang
Kota Administrasi Jakarta PusatDaerah Khusus Ibukota Jakarta55 µg/m³ · ISPU 99 · Sedang
Kota BandungJawa Barat63 µg/m³ · ISPU 108 · Tidak sehat
Kabupaten Kutai KartanegaraUdara paling tercemar · Kalimantan Timur157 µg/m³ · ISPU 206 · Sangat tidak sehat
Perkiraan model CAMS untuk titik tengah tiap wilayah, bukan alat ukur di lapangan. Terbersih dan paling tercemar dipilih dari 514 kota dan kabupaten; kota besar di antaranya adalah pilihan kami. Urut dari yang paling bersih, dengan batas WHO di paling atas. Batang yang terpotong di ujung berarti angkanya jauh melewati skala. Angka ini berubah tiap hari.
Jadi gimana?
- Cek ISPU kotamu tiap pagi, seperti cek cuaca.
- Tidak sehat? Kurangi kegiatan fisik yang lama di luar.
- Sangat tidak sehat? Pindahkan kegiatan ke dalam ruangan.
- Berbahaya? Hindari semua kegiatan di luar.
- Punya asma atau sakit jantung? Kurangi kegiatan berat sejak level Sedang.
Saran nomor 2 sampai 5 mengikuti Peraturan Menteri LHK No. 14 Tahun 2020. Angka di situs ini rata-rata 24 jam, jadi asap yang baru datang satu jam lalu belum tentu terlihat. Untuk arahan resmi, ikuti BMKG, KLH, dan pemerintah daerah.
Foto: Lsimanjorang / Wikimedia Commons · CC BY-SA 4.0