Lewati ke konten
Peta Satu Ruang
Awan hujan menjulang di atas Gunung Penanggungan, Jawa TimurFoto: Ivuvisual / Wikimedia Commons · CC BY 4.0
Semua artikel

Udara Indonesia membaik: ISPU turun dari 110 ke 87

Rata-rata nasional kembali ke kategori Sedang pada 19 Oktober, bersamaan dengan titik panas yang berkurang dan hujan yang bertambah. 103 dari 514 kota dan kabupaten masih Tidak sehat atau lebih buruk.

Rata-rata udara Indonesia membaik. ISPU nasional turun dari 110 pada 15 Oktober menjadi 87 pada 19 Oktober, kembali ke kategori Sedang. Namun 103 dari 514 kota dan kabupaten masih berada di kategori Tidak sehat atau lebih buruk.

PM2.5 / ISPU · 10 HARI

Dari 110 ke 87

Rata-rata nasional

ISPU 87

Rata-rata ISPU PM2.5 Indonesia, 2026-10-10 sampai 2026-10-1910 perkiraan 24 jam pada pukul 07.00 WIB, masing-masing dari 514 titik kota/kabupaten. Tertinggi ISPU 110, terakhir ISPU 87. Zona Tidak sehat mulai ISPU 101.8090100110120BATAS TIDAK SEHAT · 101+1015110198710 — 19 OKT · 07.00 WIB
Setiap titik adalah rata-rata PM2.5 dari 514 kota dan kabupaten untuk 24 jam yang berakhir pukul 07.00 WIB, dikonversi ke ISPU. Sumbu tegak tidak dimulai dari nol, sehingga perubahan tampak lebih besar daripada skala penuh.

Dua hal yang berubah bersamaan

Titik panas yang terdeteksi satelit NOAA-20 di wilayah Indonesia turun dari 12.522 pada 14 Oktober menjadi 4.648 pada 16 Oktober, angka terendah dalam sepuluh hari ini. Lebih sedikit titik panas umumnya berarti lebih sedikit asap baru.

Hujan juga bertambah. Rata-rata hujan harian di 514 kota dan kabupaten naik dari 3,5 mm pada 13–14 Oktober menjadi 4,9 mm pada 17–18 Oktober. Di wilayah yang berasap, kenaikannya terlihat jelas:

ProvinsiPM2.5 (µg/m³), 15 Oktober → 19 OktoberHujan per hari (mm)
Kalimantan Tengah348 → 1821,4 → 2,9
Riau92 → 483,2 → 11,1
Sumatera Barat115 → 515,9 → 9,1
Kalimantan Selatan90 → 1000,4 → 1,0

Data ini menunjukkan keduanya terjadi bersamaan dengan membaiknya udara, tetapi tidak bisa memastikan mana yang paling berpengaruh. Angin dan perubahan lain juga dapat berperan. Tidak semua wilayah membaik: rata-rata PM2.5 di Kalimantan Selatan justru naik dari 90 menjadi 100 µg/m³.

Belum sepenuhnya aman

Pada 18 Oktober, titik panas kembali naik menjadi 11.264. Palangkaraya, ibu kota Kalimantan Tengah, masih berada di kategori Berbahaya dengan ISPU 309 (PM2.5 261 µg/m³), meski sudah turun dari PM2.5 1.214 µg/m³ pada 15 Oktober. Skala ISPU berhenti di 500.

Aktivitas yang disarankan

Cek ISPU kota Anda sebelum beraktivitas, lalu ikuti anjuran untuk levelnya:

  • Baik (0–50): Sangat baik melakukan kegiatan di luar.
  • Sedang (51–100): Masih dapat beraktivitas di luar. Kelompok rentan: kurangi aktivitas fisik yang terlalu lama atau berat.
  • Tidak sehat (101–200): Mengurangi aktivitas fisik yang terlalu lama di luar ruangan.
  • Sangat tidak sehat (201–300): Hindari aktivitas fisik yang terlalu lama di luar ruangan, pertimbangkan untuk melakukan aktivitas di dalam ruangan.
  • Berbahaya (di atas 300): Hindari semua aktivitas di luar.

Anjuran menurut Peraturan Menteri LHK No. 14 Tahun 2020.

Cara menghitung

Estimasi PM2.5 dari model CAMS lewat Open-Meteo pada titik tengah 514 kota dan kabupaten; setiap hari adalah rata-rata 25 nilai per jam yang berakhir pukul 07.00 WIB, dikonversi ke ISPU. Titik panas dihitung dari satu satelit (NOAA-20, NASA FIRMS) per hari WIB, hanya yang berada di dalam wilayah kota dan kabupaten di Indonesia; titik panas adalah sinyal panas, belum tentu api. Hujan adalah total harian dari model cuaca Open-Meteo pada titik yang sama, bukan pengukuran alat penakar hujan. Semua angka adalah estimasi dan disimpan sebagai salinan bertanggal. Salinan ISPU · garis waktu · titik panas · hujan

Lihat peta, tabel, dan unduhan di balik artikel ini.

Sumber